SOAL LITERASI

Soal 1 (Kontekstual: Mengapa Langit Berwarna Biru)

Teks Bacaan:

Saat siang hari yang cerah, Rian (17 tahun) menengadahkan kepala ke langit dan melihat warna biru yang membentang luas. Namun, saat matahari terbenam (sunset), warna langit berubah menjadi jingga kemerahan. Guru geografi menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena atmosfer Bumi mengandung berbagai gas dan partikel yang menghamburkan cahaya matahari. Fenomena ini disebut Hamburan Rayleigh, di mana cahaya dengan panjang gelombang pendek (biru) lebih mudah dihamburkan oleh molekul gas di atmosfer dibandingkan cahaya dengan panjang gelombang panjang (merah).

Berdasarkan teks di atas, mengapa saat matahari terbenam langit tampak berwarna merah?

A. Karena pada sore hari gas di atmosfer berubah menjadi debu tebal yang menyerap warna biru.

B. Karena pada saat matahari terbenam, cahaya harus menempuh jarak yang jauh lebih panjang melalui lapisan atmosfer, sehingga warna biru telah habis terhambur dan yang tersisa hanyalah warna merah.

C. Karena matahari mengeluarkan cahaya merah hanya pada sore hari saja.

D. Karena atmosfer Bumi memancarkan cahaya merah untuk menyeimbangkan suhu.

E. Karena pantulan awan di ufuk barat menciptakan warna merah secara buatan.

Soal 2 (Kontekstual: Pentingnya Lapisan Ozon bagi Kehidupan)

Teks Bacaan:

Lapisan ozon (O3) di atmosfer bagian atas (stratosfer) bertindak sebagai pelindung utama Bumi dari radiasi sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya dari matahari. Jika lapisan ozon menipis akibat aktivitas manusia, seperti penggunaan gas CFC (Chlorofluorocarbon), maka intensitas radiasi UV yang mencapai permukaan Bumi akan meningkat drastis. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit kanker kulit, kerusakan mata pada manusia, serta mengganggu keseimbangan ekosistem laut seperti menghambat pertumbuhan fitoplankton.

Apa dampak utama dari menipisnya lapisan ozon terhadap keberlangsungan hidup di Bumi?

A. Meningkatnya risiko paparan radiasi ultraviolet yang berbahaya bagi kesehatan makhluk hidup.

B. Menurunkan suhu global Bumi hingga terjadi zaman es yang baru.

C. Menghilangkan gaya gravitasi yang menjaga atmosfer tetap menyelimuti Bumi.

D. Meningkatkan konsentrasi oksigen di permukaan Bumi secara berlebihan.

E. Menyebabkan seringnya terjadi hujan es di seluruh wilayah tropis.

Soal 3 (Kontekstual: Mengapa Tekanan Udara Berkurang di Puncak Gunung)

Teks Bacaan:

Siti melakukan pendakian gunung bersama kelompok pecinta alam sekolahnya. Saat mereka mencapai puncak gunung yang sangat tinggi, Siti merasa napasnya lebih berat daripada saat berada di kaki gunung. Teman pendakinya menjelaskan bahwa ini disebabkan oleh penurunan tekanan udara di ketinggian. Atmofer Bumi memiliki massa, dan gravitasi menarik massa tersebut ke arah permukaan Bumi. Semakin tinggi suatu tempat dari permukaan laut, semakin sedikit lapisan udara yang berada di atasnya.

Mengapa tekanan udara di puncak gunung lebih rendah daripada di permukaan laut?

A. Karena suhu di puncak gunung yang sangat dingin menyebabkan udara menjadi hampa udara.

B. Karena gravitasi tidak bekerja dengan baik pada ketinggian di atas 2.000 meter.

C. Karena di ketinggian, kolom udara yang menekan ke bawah jauh lebih tipis dan sedikit dibandingkan di permukaan laut.

D. Karena angin di puncak gunung selalu bertiup kencang ke arah atas.

E. Karena kadar nitrogen di atmosfer puncak gunung berubah menjadi gas helium.


SOAL NUMERASI

Soal 4 (Kontekstual: Perubahan Tekanan Udara terhadap Ketinggian)

Dalam kondisi standar, tekanan udara permukaan laut adalah P0 = 1 atm (1.013 hPa). Tekanan udara berkurang sekitar 12% untuk setiap kenaikan 1.000 meter. Jika seorang pendaki berada di ketinggian 2.000 meter, berapakah perkiraan tekanan udara di sana?

(Petunjuk: Gunakan pendekatan penurunan bertahap: Ph = P0 x (0,88)^h, dengan h dalam satuan 1.000 meter)

Berapakah tekanan udara pada ketinggian 2.000 meter?

A. 0,77 atm

B. 0,88 atm

C. 0,92 atm

D. 1,12 atm

E. 1,24 atm

Soal 5 (Kontekstual: Konsentrasi Gas di Atmosfer)

Atmosfer Bumi terdiri dari berbagai gas. Nitrogen menyumbang sekitar 78%, Oksigen 21%, dan sisanya (1%) adalah gas lain seperti Argon, Karbon Dioksida, dan gas renik lainnya. Jika total massa udara dalam satu volume tertentu adalah 1.000 gram, berapakah massa gas Oksigen dalam volume tersebut?

Berapakah massa gas Oksigen dalam 1.000 gram udara?

A. 78 gram

B. 100 gram

C. 210 gram

D. 780 gram

E. 990 gram

Soal 6 (Kontekstual: Kepadatan Atmosfer)

Massa jenis udara di permukaan laut adalah rho = 1,225 kg/m^3. Jika sebuah balon cuaca memiliki volume V = 10 m^3 dan diisi udara dengan massa jenis yang sama, berapakah massa total udara di dalam balon tersebut?

(Rumus: m = rho . V)

Berapakah massa udara di dalam balon tersebut?

A. 0,1225 kg

B. 1,225 kg

C. 12,25 kg

D. 122,5 kg

E. 1.225 kg


Tuliskan jawabanmu di kolom komentar website ini ya?